mikroskop

Mikroskop: Prinsip Kerja, Jenis, Fungsi, Bagian, Cara Penggunaan, dan Cara Pemeliharaan Pada Mikroskop

Mikroskop, ketika pertama kali mendengar nama alat ini tentu kita bertanya apa sih mikroskop itu? jadi mikroskop adalah alat yang sering digunakan oleh peneliti, mahasiswa, dan tenaga kesehatan untuk melihat benda yang berukuran kecil dengan struktur dari material atau definisi lainnya merupakan alat bantu yang digunakan untuk melihat suatu benda yang kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata saja.

Selain itu alat ini memiliki bagian-bagian tertentu yang sangat penting. Terkait hal ini kami akan menjelaskan lebih rinci pada point materi bagian-bagian mikroskop sekaligus menjelaskan tentang fungsi setiap bagiannya.

mikroskop

Prinsip Kerja Mikroskop

Setelah memahami definisi dari mikroskop selanjutnya kita harus memahami terkait bagaimana prinsip penggunaan mikroskop. Pada prinsipnya mikroskop memiliki dua lensa yaitu lensa objektif dan lensa okuler.

Lensa objektif berada pada bagian tengah di dekat objek yang akan diamati dan lensa okuler merupakan bagian dari mikroskop yang digunakan oleh mata untuk melihat objek yang akan diamati. Bayangan yang terbentuk pada lensa objektif akan terbentuk pada titik fokus lensa okuler.

Jenis atau Variasi Mikroskop

Selanjutnya hal yang perlu kita ketahui dari mikroskop yaitu terkait jenis atau variasi alat. Secara umum variasi mikroskop dibedakan menjadi mikroskop cahaya dan mikroskop electron. Hal ini didasarkan pada perbedaan sumber energinya, dimana sumber cahaya yang digunakan untuk merefleksikan objek dari lensa objektif yang akan ditampilkan sehingga mata pengamat bisa melihat secara jelas benda kecil melalui lensa okuler.

Pada mikroskop cahaya diklasifikasikan lagi berdasarkan jumlah lensa okuler dan pengaplikasiannya, sedangkan mikroskop elektron diklasifikasikan dari segi perbedaan bentuk yang dimilikinya.

Bagian-Bagian Mikroskop

Pada penjelasan ini Anda bisa melihat pembagian-pembagian variasi mikroskop.

Baca:  Hemometer: Prinsip Kerja, Jenis, Fungsi, Bagian, Cara Penggunaan, dan Cara Pemeliharaan Pada Hemometer

Mikroskop Cahaya
Berdasarkan jumlah lensa okuler

  • Mikroskop monokuler
  • Mikroskop binokuler
  • Mikroskop trinokuler

Berdasarkan pengaplikasiannya

  • Mikroskop medan terang
  • Mikroskop floresence
  • Mikroskop fase kontras

Mikroskop Elektron
Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi:

  • Mikroskop scan electron
  • Mikroskop transmission electron

Untuk lebih jelasnya, berikut ini gambar-gambar dari variasi mikroskop berdasarkan jumlah lensa okulernya.

Berikut ini merupakan gambar-gambar variasi mikroskop berdasarkan pengaplikasiannya.

dan yang terakhir gambar-gambar variasi mikroskop elektron.

Fungsi Dari Mikroskop

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa mikroskop diklasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Namun, secara umum fungsi dari kedua variasi mikroskop ini sama yaitu untuk melihat benda kecil yang tidak mampu dilihat oleh mata.

Namun, secara spesifik fungsi dari variasi alat ini adalah sebagai:

Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya berfungsi untuk melihat benda kecil dan transparan. Mikroskop ini dibantu oleh energi cahaya baik yang bersumber dari matahari atau cahaya yang telah tersedia sendiri pada mikroskop atau otomatis ketika telah tersambung oleh alat listrik.

Pada mikroskop cahaya memiliki variasinya lagi sehingga fungsi daripada variasi mikroskop cahaya juga berbeda. Berikut ini beberapa fungsi dari variasi mikroskop cahaya:

Mikroskop Medan Terang

Mikroskop medan terang berfungsi untuk melihat sel-sel yang ada pada spesimen darah, mikroorganisme kolam atau air, dan benda kecil lainnya.

  1. Mikroskop Lorestones
    Mikroskop lorestones berfungsi untuk mengamati mikroba dari spesimen kecil dan juga DNA dengan menggunakan visual fitur 3D pada skala.
  2. Mikroskop Fase Kontras
    Mikroskop fase kontras berfungsi untuk melihat bahan pewarna pada struktur sel dalam keadaan hidup secara teliti.
  3. Mikroskop Inverted
    Mikroskop inverted berfungsi untuk mengamati biakan jaringan.

Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron berfungsi untuk melihat mikroorganisme yang sangat kecil yang mana memiliki komponen utama. Komponen ini berada di dalam ruang yang berada di bawah vakum yang tinggi.

Baca:  Cara Perawatan Alat Laboratorium

Adapun komponennya adalah serangkaian lensa elektromagnetik dan elektrostatik untuk mengendalikan bentuk dan lintasan berkas elektron. Elektron apartur dan sumber elektron.

Mikroskop elektron ini dibedakan menjadi dua yaitu mikroskop scanning dan mikroskop transmisi.

Bagian-Bagian Mikroskop

Setelah mengetahui fungsi dari mikroskop sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagian-bagiannya.

Sumber gambar: kelaspintar.id

Pada gambar ini Anda bisa mengamati bahwa mikroskop memiliki bagian-bagian utama yang terdiri atas:

  • Lensa okuler. Sebagai alat yang digunakan oleh mata pengamat untuk melihat bayangan yang ada pada lensa objektif.
  • Tabung penghubung. Berfungsi untuk menghubungkan lensa objektif dan lensa okuler.
  • Revolver. Berfungsi sebagai tempat melekatnya lensa objektif yang akan digunakan.
  • Lengan mikroskop. Sebagai pegangan mikroskop ketika mikroskop akan diangkat atau dipindahkan.
  • Lensa objektif. Berfungsi untuk membentuk bayangan cahaya ke dalam lubang diafragma dan untuk perbesaran lensa bisa diatur sesuai keinginan kita.
  • Penjepit objek. Berfungsi untuk menjepit kaca objek supaya tidak bergeser pada saat pengamatan.
  • Meja objek. Berfungsi meletakkan objek pengamatan.
  • Navigasi meja mikroskop. Berfungsi untuk mengatur posisi objek glass pada meja mikroskop.
  • Diafragma. Berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya.
  • Kondensor. Berfungsi untuk mengumpulkan cahaya dan memfokuskan cahaya yang masuk.
  • Pemutar kasar atau makrometer. Berfungsi menggerakkan tabung keatas dan kebawah dengan pergeseran kasar.
  • Pemutar halus atau micrometer. Berfungsi menggerakkan tabung keatas dan kebawah dengan pergeseran halus.
  • Cermin atau reflektor. Berfungsi memantulkan cahaya ke dalam lubang diafragma.
  • Kaki mikroskop. Berfungsi menjaga mikroskop agar tetap tegak berdiri.

Cara Penggunaan Mikroskop

Setelah kita memahami terkait definisi, prinsip, fungsi, variasi, dan bagian-bagian. Selanjutnya untuk melakukan pengamatan menggunakan alat ini maka ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu:

Pertama-tama meletakkan mikroskop ke atas meja dengan posisi mikroskop menghadap kearah pengamat. Pada saat mengangkat mikroskop posisi tangan kanan memegang lengan mikroskop dan tangan kiri memegang bagian bawah mikroskop.

Baca:  Reaksi Kimia Proses Perubahan yang Biasanya Menyertainya

Sebelum digunakan lensa objektif dibersihkan dengan menggunakan tisu dan lensa okuler dipasang.

Kedua menyambungkan sumber listrik ke mikroskop lalu menekan tombol on pada mikroskop. Kemudian menurunkan meja mikroskop menggunakan makrometer, lalu mengatur perbesaran lensa objektif yang akan digunakan.

Selanjutnya sampel pada objek glass diletakkan di atas meja mikroskop dan menjepitnya dengan penjepit objek agar objek glass tidak berpindah-pindah saat pengamatan.

Setelah selesai maka dilakukan pengamatan objek dengan cara menaikkan makrometer dengan tetap memperhatikan lensa objektif agar tidak terbentur dan menyebabkan pecahnya objek gelas.

Kemudian memperjelas objek pengamatan dengan memutar mikrometer, lalu mengatur diafragma agar intensitas cahaya yang masuk bisa maksimal.

Setelah semuanya selesai diatur maka selanjutnya mengamati isi dari objek glass. Apabila pengamatan telah selesai maka mikroskop dibersihkan dengan baik.

Pemeliharaan Mikroskop

Untuk menjaga mikroskop tetap dalam keadaan baik maka beberapa cara yang dapat kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Memindahkan Mikroskop
    Pada saat memindahkan mikroskop posisi tangan harus memegang tabung mikroskop dan tangan yang satunya memegang bagian bawah mikroskop.
  2. Membersihkan Mikroskop
    Selain itu membersihkan minyak imersi dengan menggunakan silol pada saat mikroskop telah digunakan dan membersihkan lensa atau bagian lainnya dengan kain lap yang bersih dari bahan yang halus.
  3. Penyimpanan Mikroskop
    Hal lain yang perlu dilakukan untuk memelihara agar mikroskop tetap berfungsi dengan baik adalah penyimpanan mikroskop harus ditempatkan pada tempat yang sejuk dan bebas dari debu. Selain itu bagian-bagian mikroskop yang non optik dapat dihilangkan debunya menggunakan kain flanel.

Upaya-upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan mikroskop berupa berkaratnya alat atau disfungsi alat.

Itulah ini beberapa penjelasan singkat terkait mikroskop semoga bermanfaat dan jika Anda ingin memesan furniture laboratorium seperti meja laboratorium atau lemari asam dapat menghubungi kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Call Now Button