biologi

Biologi: Pengertian dan Cabang-Cabang Ilmu Biologi

Biologi merupakan ilmu yang sering dipelajari oleh siswa-siswi baik dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), juga mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi.

Bahkan, Biologi berfungsi untuk membuka tabir rahasia alam sebagai pelengkap dalam memahami ilmu pengetahuan dan juga sangat berhubungan erat dengan ilmu lain, mengingat cakupannya yang sangat luas.

Seperti asalnya, Biologi yang berasal dari bahasa Yunani Bios atau hidup dan Logos atau ilmu, maka ilmu ini mempelajari makhluk hidup baik yang kasat mata seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Biologi juga mempelajari makhluk hidup tidak kasat mata seperti bakteri, mikroba, mikrobiologi, jamur, ataupun amuba.

Lalu, mengapa Biologi perlu dipelajari oleh manusia? Salah satu manfaat mempelajari Biologi yaitu bisa membantu kita untuk mengenal diri kita sendiri.

Maksudnya bagaimana? Misalkan, kita merasa aneh detak jantung seseorang ketika dia berdiam diri atau misalkan tidur ataupun duduk dibandingkan dengan orang yang berlari, maka kecepatan detak jantungnya akan berbeda. Kenapa seperti itu? Nah, itulah pentingnya mempelajari Biologi.

Selain itu, mungkin merasa aneh kenapa setiap bangun tidur pagi hari kita selalu ingin ke kamar mandi terlebih dahulu? Maka kita bisa mempelajarinya dalam Biologi atau itu yang disebut sebagai proses fisiologis yang terjadi di dalam tubuh kita.

Tidak hanya itu, manfaat dari belajar Biologi adalah akan membantu untuk mengenal makhluk hidup di sekitar kita. Jadi makhluk hidup tidak hanya manusia, tetapi ada hewan, ada tumbuhan, dan bahkan ada makhluk hidup yang tidak kasat mata misalkan seperti bakteri, jamur, dan sebagainya.

Dengan mempelajari Biologi kita akan lebih tahu manfaat dari hewan tertentu, tumbuhan tertentu. Seperti contohnya kepercayaan pada zaman dulu ada yang menyembah pohon karena mereka menganggap memiliki kekuatan magis.

Nah, dengan Biologi kita bisa mengidentifikasi sebenarnya tumbuhan itu jenis apa, pohon itu jenis apa, bahkan dapat mengetahui kenapa pohon bisa tumbuh besar. Bahkan, dengan Biologi kita bisa tahu pohon atau tumbuhan memiliki khasiat tertentu.

Kadang, kita menemukan sebuah artikel yang menyebutkan adanya hewan dengan kondisi yang aneh. Misal, kerbau bertanduk tiga, mungkin orang awam menganggapnya itu adalah sebuah sesuatu yang magis, padahal melalui Biologi kita bisa tahu bahwa hal itu terjadi karena adanya suatu kelainan genetis yang terjadi secara mutasi, dan ini bisa kita pelajari di Biologi.

Biologi juga mengajarkan bagaimana posisi kita sebagai manusia di lingkungan. Maksudnya seperti apa? Sebagai manusia posisi kita sebagai konsumen atau omnivora. Nah, konsumen ini sangat bergantung kepada makhluk yang lain terutama produsen dan juga konsumen yang lain, tingkat dibawah manusia.

Jadi dengan mengetahui posisi kita di dalam suatu lingkungan atau di dalam suatu jaring-jaring atau rantai makanan kita akan bisa menjaga juga lingkungan kita agar tetap seimbang atau stabil. Sehingga kita juga tidak akan bersikap semena-mena terhadap lingkungan kita.

Diharapkan dengan belajar Biologi kita lebih peduli terhadap makhluk hidup yang lain, baik itu tumbuhan, hewan, bahkan lingkungan sekitar kita.

Biologi juga merupakan ilmu dasar untuk berbagai profesi. Nah, salah satunya profesi di bidang kesehatan bisa dokter, bisa di bidang farmasi, obat-obatan, atau yang lainnya di bidang pertanian yang juga membutuhkan dasar dari Biologi.

Kemudian di bidang industri untuk membuat suatu obat yang dipasarkan atau misalnya deterjen yang juga membutuhkan dasar ilmu Biologi.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat belajar Biologi, mengingat cakupan ruang lingkupnya yang sangat luas. Biologi juga mempunyai cabang-cabangnya seperti botani, zoologi, evolusi, hidrologi, genetika, klasifikasi, taksonomi, dan lain-lain.

Nah, bidang-bidang itu juga akan dipelajari dalam Biologi. Bahkan, keanekaragaman hayati juga masuk dalam Biologi yang akan mempelajari tentang berbagai jenis makhluk hidup baik itu tumbuhan, hewan yang ada di muka bumi.

biologi
sumber: Sigma Smart Study

Cabang-Cabang Ilmu Biologi

Biologi tidak hanya berdiri sendiri, namun ada cabang-cabang ilmu yang menjadi turunannya. Bahkan, cabang ilmu Biologi ini sangat berfungsi untuk kelangsungan makhluk hidup terutama manusia, tumbuhan, hewan, bahkan mikroorganisme.

Baca:  Gelas Ukur: Prinsip Kerja, Fungsi, Jenis, Cara Penggunaan, Cara Membaca Skala, Cara Kalibrasi, dan Cara Membersihkan Pada Gelas Ukur

Berikut ini cabang-cabang ilmu Biologi:

Aerobiologi

Aerobiologi merupakan cabang ilmu Biologi yang secara khusus mempelajari semua makhluk hidup ada yang di udara. Biasanya akan mengungkap mikroorganisme seperti bakteri, jamur, juga protozoa. Tidak hanya itu, Aerobiologi secara spesifik juga membahas mengenai virus yang menyebabkan penyakit seperti influenza bahkan pandemi.

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh makhluk hidup yang tergolong Aerobiologi biasanya menular dari melalui airbones atau udara.

Agrikultur

Agrikultur merupakan cabang ilmu Biologi yang mempelajari pertanian secara utuh. Biasanya, jika kita mendalami ilmu ini maka dasar-dasar yang akan dipelajari yaitu terkait pertanian, lingkungan pertanian berkelanjutan, ilmu tanah, agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, arsitektur pertamanan hama dan penyakit, tanaman agribisnis atau sosial ekonomi pertanian, juga penyuluhan dan komunikasi pertanian.

Anatomi

Anatomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh manusia. Ilmu ini masih bagian dari Biologi, namun secara spesifik bisa memahami struktur tubuh manusia. Ilmu ini sangat bermanfaat khususnya bagi para tenaga medis, misalnya kita bicara tentang tangan saja.

Maka secara spesifik akan membahas tentang tangan mulai dari pangkal lengan, bahu sampai dengan jari-jari. Oleh karena itu, ilmu anatomi akan mendukung komunikasi tenaga medis ketika melakukan pekerjaannya.

Histologi

Histologi merupakan salah satu cabang dari ilmu Biologi yang eksklusif harus dipelajari para mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran. Biasanya, pada ilmu ini akan membahas mengenai jaringan sesuai dengan bahasa Yunani dimana Histo merupakan jaringan dan logi berasal dari kata logos atau ilmu.

Pada cabang ilmu ini akan memahami komponen hidup yaitu sel-sel di dalam tubuh kemudian membentuk jaringan, dalam satu jaringan akan membentuk satu organ, dan satu organ akan membentuk suatu sistem.

Jadi ranah kajian histologi adalah bagaimana melihat hubungan antar suatu sel dengan sel yang lain lain, melihat kompleksitas sel satu dengan sel yang lain, itu yang dikaji di bidang histologi.

Astrobiologi

Astrobiologi merupakan gabungan dari ilmu astronomi dengan ilmu Biologi, biasanya akan membahas secara spesifik tentang alam semesta diantaranya tentang tata surya. Ilmu ini juga akan mengkaji astronomi dari sisi Biologinya.

Dalam Astrobiologi biasanya berpakem pada pertanyaan fundamental yang harus ditanyakan dari generasi ke generasi. Pertama, bagaimana kehidupan itu dimulai dan berkembang? Kedua, apakah ada kehidupan di alam semesta ini? Ketiga, bagaimana masa depan kehidupan di muka bumi? Tiga pertanyaan itu yang menjadi patokan dalam ilmu Astrobiologi.

Biokimia

Biokimia merupakan cabang ilmu Biologi yang mempelajari proses kimia dalam tubuh makhluk hidup. Ilmu biokimia ini untuk memahami interaksi molekul makhluk hidup yang akan kompleks dan efisien yang akan menjelaskan keragaman kimia dari kehidupan yang beragam.

Biokimia akan mempelajari struktur molekul Biologi, kemudian interaksi antar biomolekuler, sintesis dan degradasi biomolekul dalam sel, energi sel, mekanisme pengorganisasian biomolekul, juga penyimpanan, pemindahan, dan ekspresi genetika makhluk hidup.

Bioteknik

Bioteknik masih menjadi cabang dari ilmu Biologi, dimana Bioteknik khusus mempelajari makhluk hidup yang berukuran kecil atau mikroorganisme. Ketika mempelajari Bioteknik akan tetap mempelajari hitung-hitungan, lho. Meskipun tidak sebanyak hitung-hitungan yang di ilmu matematika, fisika, ataupun kimia.

Biogeografi

Biogeografi merupakan ilmu yang mempelajari sebaran makhluk hidup dimana ada dua sebaran hewan yang disebut dengan zogeografi dan sebaran tumbuhan sebagai fitogeografi. Pada ilmu Biografi akan lebih mendalami terkait faktor-faktor geografi, reproduksi, dan endemisme.

Selain itu lebih fokus untuk membahas kekhasan sebaran makhluk hidup atau organisme pada habitat tertentu saja. Misalnya untuk mempelajari sebaran hewan ataupun tumbuhan di dunia ada zonasi-zonasi yang juga akan dipelajari.

Bioinformatika

Bioinformatika merupakan ilmu yang mempelajari penerapan teknologi komputasi untuk menganalisis informasi Biologi yang berhubungan dengan molekuler, DNA, dan lain sebagianya.

Sebagai pengantar biasanya kita akan belajar terlebih dahulu mengenai struktur-struktur seperti protein misalnya, yang kemudian akan dianalisa oleh Bioinformatika yang kemudian membuat bank data yang berisi tentang gambaran secara utuh sebuah struktur.

Biomatematika

Biomatematika merupakan bidang studi yang sangat kompleks di dalam ilmu Biologi mengingat ranah yang ditekuni membutuhkan matematika terapan untuk meneliti sebuah objek di dalam makhluk hidup ke titik eksperimentalis.

Pada ilmu Biomatematika membutuhkan ilmu matematika dan komputasi untuk penelitiannya. Mengingat, di dalam ilmu ini juga akan membuktikan secara teoritis matematis untuk menghasilkan penelitian yang realis. Maka komunikasi Matematis dan Biologi sangat penting dalam disiplin ilmu Biomatematika ini.

Baca:  Cara Perawatan Alat Laboratorium

Biomekanika

Biomekanika terdiri dari gabungan dari dua kata yaitu Bio dan Mekanik. Bio sendiri bisa diartikan hidup dan mekanik dapat diartikan suatu ilmu yang membahas tentang aksi reaksi sebuah gaya. Sehingga, jika digabungkan membentuk ilmu Biomekanika yang berarti penggunaan prinsip mekanik untuk menyelesaikan masalah terkait struktur dan fungsi dari makhluk hidup.

Untuk memahami makhluk hidup sendiri apabila kita ingin membahas Biomekanik untuk gerakan manusia maka ada tiga bagian dari Biologi yang perlu kita pahami pertama adalah kerangka manusia, kedua terkait dengan otot manusia, dan terakhir mengenai sistem saraf manusia. Biomekanik merupakan turunan dari fisika, sehingga ada pembahasan mengenai hukum 1, 2, dan 3 newton.

Riset Biomedis

Riset Biomedis merupakan salah satu ilmu yang penting untuk manusia. Menjadi bagian dari Ilmu Biologi, Riset Biomedis mengungkap berbagai jenis penyakit-penyakit yang berhubungan dengan manusia.

Oleh karena itu, ilmu ini penting untuk meneliti obat apa yang akan menyembuhkan penyakit-penyakit pada manusia.

Farmakologi

Farmakologi meskipun masih dalam satu ilmu Biologi namun lebih berfokus untuk mempelajari obat-obat. Nah, obat-obatan yang dipelajari oleh bidang ilmu Farmakologi biasanya ada dua jenis yakni dari tumbuhan dan kimia.

Dalam ilmu ini juga juga mendeteksi bagaimana reaksi tubuh manusia dengan obat-obatan yang dihasilkan dalam penelitian Farmakologi. Dasar-dasar ilmu Farmakologi diantaranya farmakokinetika, farmakodinamika, biotransformasi, ekskresi, dan juga pengembangan regulasi obat untuk manusia.

Biofisika

Biofisika merupakan akar dari ilmu Biologi yang secara khusus menggunakan ilmu fisika dalam memahami sistem Biologi dapat bekerja. Biofisika bisa dikatakan sebagai jembatan berbagai ilmu pengetahuan dengan Biologi.

Ahli Biofisika biasanya menggunakan secara khusus metode kuantitatif fisika, matematika, dan kimia untuk menangani berbagai topik seperti bagaimana sel saraf berkomunikasi, kemudian bagaimana sel tumbuhan menangkap cahaya dan menjadikannya sebuah energi, bagaimana perubahan DNA sehat yang kemudian memicu terbentuknya sel kanker, hingga dapat mengatasi masalah Biologis lainnya.

Biosemiotika

Biosemiotika merupakan ilmu yang secara khusus membahas mengenai sel yang memicu respon terhadap tubuh manusia. Ahli biasanya akan membahas secara detail fungsi sel yang berfungsi untuk kelangsungan hidup manusia.

Pada Biosemiotika juga membahas evolusi sel yang dibentuk oleh alam sehingga tahu sinyal informasi tentang kehidupan. Dengan begitu, kita akan tahu konsekuensi yang lebih besar terhadap sel-sel yang ada di suatu makhluk hidup.

Bioteknologi

Bioteknologi merupakan pengembangan dari ilmu Biologi yang menghasilkan produk-produk yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ada beberapa contoh yang dihasilkan oleh Bioteknologi diantaranya seperti keju, tape, tempe, dan lain sebagainya.

Bioteknologi sendiri bisa dibagi dua macam yakni Bioteknologi konvensional dan Bioteknologi modern. Dimana Bioteknologi konvensional bisa menghasilkan produk dari mikroorganisme secara secara langsung misalnya dalam proses fermentasi.

Sedangkan Bioteknologi modern biasanya melibatkan rekayasa genetika untuk menghasilkan produk.

Biologi Sintetis

Biologi sintesis merupakan istilah baru dalam Biologi. Meskipun pembahasan tentang Biologi Sintesis sangat rumit, namun disiplin ilmu ini sangat penting dalam mengembangkan dan mendesain ulang sistem Biologi makhluk hidup ataupun organisme.

Mengingat, pada umumnya sistem hidup makhluk hidup atau organisme cenderung susah berubah. Namun, seiring dengan perjalanan waktu dan lingkungan yang berubah maka sistem hidup makhluk hidup bisa diubah salah satunya dengan rekayasa genetika.

Biologi Bangunan

Biologi Bangunan merupakan ilmu yang mempelajari khusus bagaimana tempat tinggal bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Ilmu ini awalnya berkembang usai Perang Dunia II, dimana salah satu arsitektur yang bernama Helmut Ziha yang sempat tinggal di Afrika Utara menganalisa bagaimana sebuah bangunan bisa berdampak besar terhadap kesehatan manusia.

Ilmu ini berkembang pesat seiring keinginan masyarakat dunia untuk mendapatkan hunian yang sehat.

Botani

Botani salah satu ilmu dalam cabang Biologi yang secara khusus membahas tentang tumbuhan. Meski begitu, ada beberapa jenis seperti Jamur, Alga juga akan dibahas dalam disiplin ilmu ini.

Nah, ketika memahami ilmu Botani maka secara khusus akan membahas tentang rekayasa genetika, pertumbuhan, bahkan juga proses reproduksi pada tumbuhan, jamur, ataupun alga.

Biologi Sel

Biologi Sel pasti tidak asing lagi di telinga. Benar, Biologi Sel sudah pasti membahas mengenai sel-sel. Dimana sel merupakan unit fungsional atau struktural terkecil penyusun makhluk hidup. Penemu sel yaitu Robert Brown yang menyatakan bahwa di dalam sel itu tidak kosong tapi ada isinya yaitu mengandung inti sel atau nukleus.

Baca:  Soxhlet: Prinsip Kerja, Jenis, Fungsi, Bagian, Cara Penggunaan, dan Cara Pemeliharaan Pada Soxhlet

Kemudian, ada juga penemu yang mengatakan bahwa di dalam sel ada isi yang disebut sebagai protoplasma. Nah, itu lah fungsi mempelajari Biologi Sel sehingga tahu sel-sel di dalam makhluk hidup.

Biologi Kognitif

Biologi Kognitif merupakan ilmu yang mempelajari ilmu Biologi dengan perspektif kognitif. Dimana dalam perkembangan Biologi Kognitif akan membahas secara detail mengenai pengaruh faktor genetika terhadap perkembangan manusia. Kemudian, ada faktor-faktor lingkungan yang juga menjadi bahasan dari Biologi Kognitif ini.

Biologi Konservasi

Biologi Konservasi masih berada di dalam disiplin ilmu Biologi yang secara khusus mempelajari bagaimana agar makhluk hidup tetap bertahan hidup di lingkungannya, bukan untuk memusnahkannya.

Mengingat, kehidupan itu sangat beraneka ragam yang dikenal sebagai biodiversitas atau keanekaragaman. Sehingga, dengan mempelajari Biologi Konservasi diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk mempertahankan keanekaragaman Biologi sehingga mencegah kepunahan makhluk hidup.

Kriobiologi

Kribiologi merupakan cabang ilmu Biologi yang jarang dipelajari. Namun, Kribiologi sangat penting mengingat ilmu ini khusus membahas tentang bagaimana makhluk hidup bisa bertahan hidup di suhu yang sangat rendah.

Nah, kalian pasti tahu tentang hewan Pinguin yang bisa bertahan hidup dengan suhu yang sangat dingin. Pada Kriobiologi ini lah, salah satunya akan membahas secara mendalam bagaimana makhluk hidup seperti Penguin bisa beradaptasi dengan suhu dingin dan mempertahankan hidupnya.

Biologi Perkembangan

Biologi Perkembangan atau di dalam bahasa Inggris disebut sebagai Development Bioligi. Ilmu ini masih masuk ke dalam cabang Biologi mengingat akan secara spesifik membahas mengenai proses pembentukan seperti organisme hingga menjadi struktur makhluk hidup yang lengkap.

Embriologi

Emriologi merupakan ilmu yang membuktikan teori evolusi. Ilmu ini sebenarnya masih masuk di dalam ilmu Biologi, namun secara spesifik membahas mengenai perjalanan hidup makhluk hidup mulai dari sel telur, berubah menjadi embrio, hingga menjadi utuh yakni makhluk hidup.

Oleh karena itu, ilmu ini sangat penting sebagai penunjang ilmu Biologi yang lain khususnya bagi ilmu medis.

Ekologi

Ekologi merupakan ilmu yang secara khusus mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Mengingat, sebagai makhluk hidup akan terus membutuhkan lingkungan untuk tempat tinggalnya.

Nah, di dalam ilmu Ekologi ini maka kita akan mengetahui komponen-komponen yang menjadi penunjang makhluk hidup untuk bertahan hidup. Sehingga, dengan mempelajari ilmu Ekologi diharapkan tidak akan ada lagi yang merusak lingkungan karena akan membahayakan kelangsungan hidup makhluk hidup.

Biologi Lingkungan

Biologi lingkungan secara khusus membahas tentang ekosistem lingkungan yang mempengaruhi kehidupan manusia ataupun hewan. Di dalam Biologi Lingkungan ini ada ekosistem yang terdiri dari komponen-komponen penyusunnya.

Nah, di dalam ekosistem ini mengandung tiga kata kunci yang akan menjadi satu kesatuan yakni ada komunitas, populasi, dan individu. Sehingga, dengan mempelajari Biologi Lingkungan maka secara spesifik tahu komponen penyusun makhluk hidup.

Epidemiologi

Epiodemiologi masih menjadi bagian dari Ilmu Biologi lho. Lalu, apa Epidemologi? Mungkin di masa pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia ini banyak yang tidak asing dengan kata Epidemiologi.

Ya, istilah Epidemiologi sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yang berarti ada 3 kata. Apa saja? Epi yang berarti pada atau tentang, kemudian demos yaitu penduduk, dan logos yang artinya adalah ilmu.

Sehingga, kalau digabungkan Epidemiologi itu berarti ilmu yang mempelajari tentang penduduk. Apa saja yang dipelajari dari penduduk itu?

Secara etimologis Epidemiologi itu merupakan ilmu yang mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan peristiwa yang banyak terjadi pada masyarakat atau penduduk seperti penyakit atau kematian yang diakibatkan oleh virus yang bisa distribusinya bisa menyebabkan pandemi seperti Covid-19.

Biologi Evolusioner

Biologi Evolusioner merupakan ilmu yang mempelajari perubahan atau evolusi dari makhluk hidup. Tentu tidak asing dengan teori evolusi? Nah, di dalam Biologi Evolusi ini akan membahas tentang perubahan hidup makhluk hidup yang sangat dinamis.

Ilmu ini penting terutama dalam perkembangan teknologi saat ini. Mengingat, teknologi akan terus berkembang menyesuaikan makhluk hidup.

Genetika

Genetika merupakan ilmu Biologi paling dasar yang mempelajari pewarisan sifat makhluk hidup atau DNA. Nah, ilmu Genetika masih berhubungan dengan ilmu-ilmu Biologi yang lainnya seperti MikroBiologi, Bioteknologi, dan masih banyak lagi.

Nah, ilmu Genetika ini kemudian dikembangkan oleh para ilmuan atau disebut sebagai rekayasa Genetika sehingga menghasilkan genus tanaman yang beragam dari jenis aslinya.

Demikianlah pembahasan mengenai Biologi dan cabang-cabang Biologi, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Call Now Button